Kawen! eh, nikah maksudnya. Udah sering banget didengungin di kuping ini. Kemarin baru terima undangan adiknya temen. Duh, masa kelewat lagi.
Terlalu pilih2? Ga juga, sombong banget kedengerannnya. Tapi beberapa minggu lalu ada cowok yang menyatakan perasaannya dan berniat serius untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius. Tapi gak tau kenapa hati ini gak sreg. Mungkin karena otak ini memikirkan seseorang. Padahal belum jelas juga sih orang itu, la wong dia juga masih mikirin mantan ceweknya.
Banyak yang bilang, jadi cewek itu, mending dicintai daripada mencintai. Karena mencintai itu memerlukan lebih banyak pengorbanan ketimbang dicintai. Tapi gimana lagi, saya juga pengennya dicintai sekaligus mencintai. Bingung..
Sering banget baca artikel, kawin eh, nikah itu jangan karena terpaksa. Terpaksa sama umur, terpaksa karena tekdung duluan, terpaksa karena dipaksa orangtua, terpaksa karena butuh donatur penyokong kebutuhan sehari-hari. Lebih baik telat daripada menyesal dikemudian hari. Pernikahan itu bukan buat sehari dua hari, tapi buat seumur hidup. Ngebayangin hidup serumah dengan orang yang sama sekali enggak kita cintai dan sayangi, duh biyung. Tapi katanya cinta akan tumbuh beriringan dengan waktu. CUma orang bebal yang gak akan timbul rasa sayang kalo ada orang yang perhatian sama kita.
Yang terbaik buat kita belum tentu terbaik menurut TUhan. Sekarang sih coba mengikhlaskan diri aja. Semoga memang benar Tuhan akan memberikan yang terbaik buat kita. Tapi kalo bisa sih berharap semoga yang terbaik menurut kita, terbaik juga menurut TUhan. Emang bisa gitu nawar...
Tuesday, September 6, 2011
Let's start..
Holaaaaa...
6 September 2011 resmi saya menghuni rumah baru ini. Bukan sengaja hendak berselingkuh dari kekasih lama si akang multiply tercinta, tapi semata-mata mau coba sesuatu yang baru saja. Orang aja bosen kalo tiap hari di kasih lauk ikan teri buat menu makan siang. So, untuk menambah semangat baru menghadapi hidup yang semakin sulit dan complicated maka dari padanya saya mo coba menu baru seperti sushi atau steak.
wetzwetz.blogspot.com
Masih bingung juga dengan semua peralatan dan perlengkapan yang ada disini, pun belum punya tetangga. jadinya masih sepi, seperti pendekar yang berkelana seorang diri menghadapi kerasnya dunia demi mencari pujaan hati.
But it's okey dont worry. Gak rugi dianugrahi Tuhan otak yang lumayan lebih besar daripada otak kelinci, pasti bisalah nanti utak-atik dikit2 mah..
caiyooooo, welcome to my self.. ^^
Subscribe to:
Posts (Atom)